1

Cara Menginstal Ubuntu Dan Windows 7 Dalam Satu komputer - Dual Hard drive

Blank'Cs Jumat, 04 Maret 2011


Ubuntu - Untuk mengenal dan mempelajari Linux adalah suatu hal yang mudah, hanya memerlukan keinginan kuat dan sedikit keberanian saja. Bagi pengguna Windows hal yang ditakuti saat ingin berganti ke Linux adalah resiko kehilangan data dan file-file penting, sehingga banyak yang beranggapan untuk belajar Linux diperlukan sebuah PC baru untuk menginstalnya.

Menginstal dan menjalankan Linux tidak dibutuhkan sebuah PC baru. Berikut ini akan kami sampaikan cara menginstal Ubuntu Linux dan Windows 7 dalam satu PC. Ini adalah cara aman sehingga diharapkan instalasi Ubuntu yang akan dilakukan tidak sedikitpun mengubah harddisk yang telah berisi Windows.

Kami mengasumsikan anda memiliki sebuah PC dengan harddisk yang telah terinstal Windows didalamnya. Anda cukup menambahkan sebuah harddisk baru sebagai tempat menginsatl Ubuntu. Harap perhatikan ini, silahkan letakkan harddisk yang baru ditambahkan sebagai harddisk utama (primary) dan ubah harddisk yang telah berisi Windows sebagai harddisk kedua (secondary) jika anda menggunakan harddisk ATA, mengapa demikian?... ini adalah langkah untuk menghindari penimpaan boot sector harddisk yang telah berisi Windows oleh boot menu Ubuntu (grup / lilo). Jika anda menggunakan harddisk dengan koneksi Serial ATA (SATA), letakkan harddisk baru pada port SATA 1 dan pindahkan harddisk lama pada port SATA 2.

Silahkan jalankan komputer anda, atur supaya boot device pertama adalah CD/DVD untuk menjalankan Ubuntu Live CD. Tunggulah beberapa saat hingga sistem Ubuntu selesai di muat...

Pada jendela berikutnya pilih opsi "Try Ubuntu 10.04 LTS"...

Tunggu hingga destop Ubuntu 10.04 ditampilkan... Jalankan Instalasi dengan mengklik ganda ikon "Install Ubuntu 10.04 LTS"... Installer Ubuntu akan segera dijalankan...

Pada opsi pilihan bahasa, pilih bahasa yang ingin anda gunakan. Klik "Forward" untuk melanjutkan...

Pada jendela berikutnya silahkan tentukan wilayah waktu (time zone) tempat anda berada. Klik "Forward" untuk melanjutkan...

Pada jendela setting keyboard, aturlah susunan keyboard yang anda gunakan atau biarkan pada setting default jika anda menggunakan keyboard standard USA. Klik "Forward" untuk menuju langkah selanjutnya....

Langkah berikutnya adalah bagian yang sangat penting, berhati-hatilah saat anda memilih harddisk yang akan digunakan menginstal Ubuntu. Dalam contoh ini kami menambahkan Harddisk baru berkapasitas 20 GB dan telah memiliki dua partisi masing-masing berformat NTFS. Silahkan pilih opsi ketiga "Specify partitions manually (advanced)" untuk membuat partisi secara manual. Klik "Forward" untuk melanjutkan...

Ingat... harddisk baru yang anda tambahkan berada pada posisi "Primary" (harddisk utama), sehingga Ubuntu akan mengenalinya dengan /dev/sda sedangkan harddisk yang telah berisi sistem Windows berada pada posisi "Secondary", sehingga dikenali sebagai /dev/sdb (lihat gambar dibawah untuk lebih jelasnya). Hapus semua partisi yang ada pada /dev/sda. Pilih /dev/sda1 lalu klik tombol "Delete", ulangi langkah ini untuk /dev/sda2 sehingga anda hanya akan memiliki sebuah partisi kosong pada /dev/sda (langkah ini mengacu pada contoh harddisk yang kami tambahkan dimana didalamnya telah memiliki dua partisi NTFS, jika harddisk yang anda tambahkan dalam kondisi kosong tanpa partisi, langkah ini tidak perlu anda lakukan).

Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan ke langkah berikutnya...

Dibawah /dev/sda, pilih "free space" lalu klik tombol "Add" untuk membuat partisi baru...

Partisi pertama yang akan kita buat adalah partisi swap, pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi "swap area" pada menu dropdown "Us as:". Tentukan kapasitas partisi swap yang anda kehendaki pada kolom "New partition size...", dalam contoh ini kami isi dengan 2000 mb (2 gb). Klik "OK" untuk mulai membuat partisi swap...

Ulangilah langkah sebelumnya, pilih free space lalu tekan tombol "Add", pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi "Primary" pada "Type for the new partition". Tentukan kapasitas partisi yang anda buat, dalam contoh ini kami membuat partisi sebesar 10000 mb (10 gb). Pada "Us as" pilih "Ext4 journaling file system" lalu pilih opsi "/" pada pilihan "Mount point". klik "OK" untuk membuat partisi "/"....

Berikutnya adalah membuat partisi /home, plih sisa free space lalu klik "Add". Pilih "Primary" untuk "Type for new...", pada kapasitas partisi gunakan seberapapun sisa ruang yang masih ada. Pada "Us as" pilih "Ext4 journaling file system" lalu pilih opsi "/home" pada pilihan "Mount point". klik "OK" untuk membuat partisi "/home" (untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar)....

Kini partisi yang dibutuhkan telah siap, klik "Forward untuk melanjutkan proses berikutnya. Isi semua informasi yang diperlukan, nama lengkap anda, user name (digunakan untuk log in), password dan nama komputer yang ingin anda gunakan. Klik "Forward" untuk melanjutlan instalasi...

Menentukan dimana boot loader akan diinstal, klik "Advanced" untuk menentukan lokasi boot loader...

Berhati-hatilah... pastikan checbox "Install boot loader" telah anda centang, pada "Device for boot loader installation" pastikan anda telah memilih "/dev/sda" jangan pada lokasi lain, lanjutkan dengan mengklik tombol "OK"...

Setelah selesai menentukan lokasi boot loader, kini saatnya memulai proses instalasi Ubuntu 10.04, klik "Install" untuk melanjutkan proses instalasi....

Instalasi segera dijalankan, ini akan memerlukan beberapa waktu bergantung pada spesifikasi komputer yang anda gunakan. Tunggulah hingga proses diselesaikan....

Setelah proses instalasi selesai, segeralah reboot komputer anda, CD/DVD Ubuntu secara otomatis akan dikeluarkan, ambil CD/DVD anda, lalu tekan enter untuk menyalakan kembali kumputer...

Nahh.. kini anda telah memiliki dua sitem operasi dalam komputer anda. Saat anda ingin menjalankan Ubuntu 10.04, pilih opsi "Ubuntu with Linux 2.6..." pada menu Grup lalu tekan enter...

Ubuntu 10.04 akan segera dijalankan untuk anda...

Dan saat anda ingin menjalankan Windows 7, pilih opsi "Windows 7 ..." dengan cara menekan tombol panah kebawah pada keyboard lalu tekan enter...

Windows 7 pun siap anda gunakan...

Selamat mencoba...

Sumber :  http://bojalinuxer.blogspot.com
0

Menginstall Dual OS (Operating System)

1. siapkan installer xp
2. install xp sampai selesai (otomatis boot vista hilang)
3. untuk mengembalikan boot vista yang hilang, masukkan installer vista
4. reboot dan masuk ke dalam boot installer sampai muncul gambar seperti ini


tapi jangan klik install now!!!
pilih repair your computer
nanti akan muncul gambar seperti ini (untuk memilih OS mana yang akan direpair):

5. klik next, lalu akan muncul tampilan lagi:

startup repair memang ada dipilihan, namun tidak akan berhasil, maka pilih command prompt
6. setelah muncul cmd/sommand prompt, ketikkan perintah berikut:

harus 1 per 1 dengan urutan yang benar
7. setelah selesai, tutup console lalu reboot
8. lalu setelah masuk windows bisa menggunakan VistaBootPro atau EasyBCD utk mengatur boot loader vista dan XP-nya
9. kalau susah nyari pakai saja Boot Configuration Data Store Editor / bcdedit.exe
10. buka command prompt pakai privileges sebagai Administrator. (Klik kanan, run as administrator). jalankan bcdedit, ketik konfigurasi kayak begini (HATI2 case sensitive) :
Code:
bcdedit set {ntldr} device partition=C:bcdedit set {ntldr} path      \ntldrbcdedit displayorder {ntldr} addlastbcdedit -set {ntldr} description      “Microsoft Windows XP”

jika sukses nanti hasilnya jadi kayak begini nih :

reboot lalu eurekaaaaa:


Smoga bermanfaat...


Sumber : http://kompimig33.forumotion.com
0

Nokuntu (Nokia PC Suite) di Ubuntu 10.10/10.04/11.04

Blank'Cs

Nokuntu adalah pengganti untuk Nokia PC Suite di Linux. Nokuntu ini ditujukan khusus untuk pengguna Ubuntu tapi Anda bisa menginstalnya di setiap distro linux dan Anda dapat mendownload kode sumber dan mengkompilasinya. Sebagian besar perusahaan dalam hal ini Nokia mengembangkan perangkat lunak terutama untuk sistem operasi Windows. Berikut ini adalah Nokuntu datang digunakan, berkat matiaspar, Nokuntu adalah versi alternatif dari Nokia PC Suite yang dapat digunakan dalam sistem operasi yang berbeda dari penguin (GNU / LINUX). Aplikasi nokuntu ini mendapatkan dukungan penuh seperti layaknya Nokia PC suite di windows, untuk versi terbarunya versi 0.4.16.origyang dirilis februari kemarin tanggal 26 2011. Anda dapat mendownloadnya disini.


Fungsi utama dari software ini adalah:
  • Umum Dukungan
  • SMS Backup
  • Cellphone Modem
  • Media manajemen
  • Sinkronisasi dengan Evolution
  • Menggunakan telepon sebagai Webcam
  • Menggunakan telepon sebagai Modem
  • Bekerja dengan Gnome (diuji, nautilus perlu)
  • Visual atraktif dan mirip dalam beberapa aspek untuk Windows Nokia PC Suite
  • Funcions: autoconfiguration, media file manager, sinkronisasi dengan Evolution, mengirim SMS dari Nokuntu, mengirim file ke ponsel Anda dari Nautilus, webcam nirkabel bluetooth, bluetooth
  • Bluetooth PC koneksi internet pengikut
  • Baterai dan info model di jendela utama
  • Seperti Anda mungkin bisa catatan ini suite dalam beberapa kasus hanya mengintegrasikan beberapa fitur yang ada dalam sistem, sehingga Anda dapat mengaksesnya dengan cara lain juga
Setelah diinstal muncul dalam Applications-> Office-> Nokuntu
sumber : http://hendyhotspot.blogspot.com
0

Cara menginstall .zip .tar.gz .tar.bz2 di linux

Blank'Cs
Sebenarnya cara ini sudah basi bagi anda pengguna linux, tapi tak apalah cuma sekedar mosting saja, mudah-mudahan bisa berguna untuk para pengguna linux khususnya pendatang baru seperti saya. File yang berekstensi .zip .tar.gz .tar.bz2 sebenarnya sama seperti file .rar .zip yang ada di windows, cuma cara extraknya tidak seperti di windows klik kanan trus extrak. Kalau di linux khususnya ubuntu  meng-extrak file .zip .tar.gz .bz2  melalui terminal atau console. Akan tetapi di linux ada beberapa macam cara menginstall software dan biasanya pada setiap distro memiliki cara yang berbeda dalam menginstal sebuah program.
  • Ubuntu
    file ber-extensi .zip :
    [ unzip nama_file.zip ]
    file ber-extensi .tar.gz :
    [ tar -xzf nama_file.tar.gz ]
    file ber-extensi .tar.bz2 :
    [tar -xjf nama_file.tar.bz2]

  • Redhat
    file ber-extensi .rpm :
    ['rpm -i nama_file.rpm]

  • Mandriva
    Untuk menginstall program di mandriva dapat dilakukan dengan cara
    [ install --' urpmi <nama program> ]
    [ uninstall --' urpme <nama program ]
     
  • Fedora
    [ yum update ]
    [ yum install <nama program> ]
    [ yum remove <nama program> ]

  • Slackware
    menginstall paket di slackware lebih gampang lagi tinggal masuk ke root kemudian
    [ install -'installpkg <nama program.tgz> ]
    [ uninstall --' removepkg <nama program.tgz> ]
    atau bisa juga menggunakan
    [ pkg tool ]
    selain itu kita juga bisa mengubah file berekstensi rpm ke format tgz dengan cara yang sangat mudah
    [ rpm2tgz <nama paket.rpm> ]

    Ingat cara diatas di lakukan di terminal linux atau consule. Semoga membantu sobat.
 sumber : http://hendyhotspot.blogspot.com
  •  
0

Instal linux dengan USB

Blank'Cs Rabu, 02 Maret 2011
Saat-saat tertentu mungkin anda memerlukan booting dari flashdisk dikarenakan Windows anda ngadat atau pingsan diserang Virus yang semakin menjadi-jadi. Nah Terlebih agan g punya CD Roomnya waduh harus diakalin pakek USB???? Membuat USB booting sudah biasa saat ini, namun untuk membuat 1 FD bisa untuk booting banyak OS (ISO) memang masih jarang. Ada banyak cara untuk membuat multiboot flashdisk, diantaranya bisa menggunakan software MultiBootISOs.exe atau bisa juga menggunakan software unetbootin-windows-299.exe.

======DENGAN PROGRAM MULTIBOOTISOS==================
Kita bisa menggunakan program Boot Multiple ISO Files from USB untuk membuatnya. Dengan bermodal 1 buah FD berkapasitas 8-16 GB kita besa memasukan tidak hanya 1 OS saja, bahkan bisa puluhan OS. Dengan program ini, kita bisa membuat FD supaya bisa booting berbagai macam OS. Adapaun untuk membuatnya paling tidak yang dipersiapkan adalah:


  • FD dengan kapasitas minimal 8 GB untuk mendukung banyak iso (format dalam format FAT32)




  • PC yang suport booting dari USB




  • Windows XP/Visat/7 untuk membikin USB booting




  • Program yang digunakan untuk membuat MultiBooting USB, MultiBootISOs.exe bisa di download di sini Download MultiBootISOs.exe




  • File-file iso yang akan kita masukan dalam pilihan OS multibooting USB kita, Nanti di akhir artikel saya sertakan File2 referensi OS dalam ISO apabila dibuthkan untuk di download:



  • Prosedure pembuatannya pun tidak terlalu rumit, berikut ini tahapannya:
    - Download file-file iso yang akan di bootable
    - Jalalankan *MultiBootISOs-v2.1.3.9.exe



    - pilih OSnya dan browse ke tempat dimana kamu menyimpan file isonya. setelah itu klik create
    - Setelah selesai maka akan ada konfirmasi untuk menambah OS lainnya apa tidak? klik yes apabila ingin membuat multi bootable OS Lanjutkan sampai selesai dan klik finish
    - Restart PC dan setting BIOS supaya bisa booting dari USB
    - pada menu bootloader pilih daftar iso yang mau dijalankan dan selamat menikmati.


    * Untuk Hard Drive eksternal dan USB Flash Drives besar yang berformat NTFS dan FAT32, agan dapat mencoba di eksperimen dari sumber experimental-multibootISOs-v1.5.4.exe
    Jika Menu Boot tidak muncul seperti pada gambar, perangkat USB Agan mungkin tidak memiliki MBR. Agan dapat menggunakan Install-MBR-to-FlashDrive tutorial untuk memperbaiki masalah ini.
    Distribusion yang support untuk MultibootOSs USB Creator versi 2.1.3.9:
    MemTest86+, gpxe, FreeDOS, DBAN, Debian Live, Offline NT Password & Registry Editor, TinyCore, Slitaz, Puppy Linux, Austrumi, Damn Small Linux, Rip Linux, Ultimate Boot CD, Ophcrack XP, Sugar on a stck, YlmF OS, Ubuntu 10.10, Xubuntu 10.10, Kubuntu 10.10 Lubuntu 10.10, Ubuntu Netbook Remix 10.10, Ubuntu Resque Remix, Ubuntu 10.04, Xubuntu 10.04, Kubuntu 10.04 Lubuntu 10.04, Linux Mint, pepermint Linux, Ubuntu Netbook Remix 10.04, EasyPeasy, EEEBuntu, xPUD, SLAX, Parted Magic, GParted, Partition Wizard, Clonzilla, Redo Backup and Recovery, Kaspersky Resque Disk, AVG Resque CD, BitFender Resque Disk, AVIRA Antivir Resque CD, Jolicloud, Easeus Disk Copy, Backtrack4 Final, Mandriva Free 2010 Spring, Windows Vista, Windows 7, System Resque CD, Trinity Resque Kit
    NB: Agan bisa boot Ubuntu dan remix berbasis Ubuntu dengan cepat dengan hanya menggunakan Casper-RW Creator untuk membuat file Casper-RW pada perangkat USB Agan. Hanya satu Distro ini yang bisa menggunakan Casper-RW.
    Jika Agan tidak memiliki floopy drive dan mengalami fd0 error saat boot, tambahkan floppy.allowed_drive_mask = 0 sampai baris kernel ke entri menu.
    Untuk me-load Ophkrack table ketika boot dengan cara ini, folder tabel perlu ada pada root USB. Contoh E:tablesl\vista_free. Download Tables dari situs resmi dan unzip ke USB.
    Boots Error : Ketika mencoba menjalankan ISO dari USB, bial agan mengalami error Boot yang mengatakan:

    ” Error 60: File for drive emulation must be in one contiguous disk area “

    Agan harus men-defrag ISO agan dengan menggunakan salah satu dari tools berikut:
    contig Command line tool to defragment ISO files.
    wincontig GUI tool to defragment ISO files.
    Untuk informasi mengenai bagaimana untuk mencoba ISO lain, lihat “CDROM emulation (virtualization) section” di file README_GRUB4DOS.txt resmi. Sebagai tambahan, berikut ini Here is another good third party guide yang menjelaskan bagaimana segala sesuatunya bisa bekerja dengan baik.
    ======DENGAN PROGRAM *UNETBOOTIN-WINDOWS.exe==================
    Jika kita ingin membuat live flashdisk distro yang tidak bisa dibuat dengan multiBootIso, kita bisa menggunakan software unetbootin-windows-299.exe. (DOWNLOAD UNETBOOTIN-WINDOWS) Caranya:
    - Format flashdisk yang akan digunakan terlebih dahulu
    - Double klik aplikasi. Terdapat tiga pilihan distro. Jika kita ingin menginstall distro yang sudah disediakan unebootin, pilih Distribution kemudian pilih Distro yang dimaksud

    -Jika distro yang dimaksud tidak tersidia kita bisa browse sendiri file iso yang sudah kita miliki dengan memilih option Diskimage kemudian browse file iso yang dimaksud. Jangan lupa pilih Type dan letak drive yang akan dijadikan media boot OS

    - Klik Ok. Maka proses instalasi dimulai.

    - Boot Flashdisk siap digunakan, saat reboot computer pilih USB Flashdisk untuk booting pertama*
    NB: UNETBOOTIN-WINDOWS hanya bisa digunakan untuk boot 1 distro saja jadi kita tidak bisa membuat multiboot tetapi single boot.
    ======DENGAN PROGRAM BOOTLOADER GRUB4DOS==================
    - Siapkan pc, notebook, netbook atau tablet yang BIOS nya mendukung boot dari usb flashdisk. Sediakan flashdisk yang mendukung bootable. Kebanyakan netbook pasti mendukung boot dari usb flashdisk, sebagaimana kebanyakan flashdisk juga mendukung untuk di-bootable-kan.
    - Format flashdisk dengan system file NTFS memakai HP USB Format tool (Download di sini, pakai HPUSBFW.exe). Hati-hati dan cermat saja saat memilih drive flashdiksnya, jangan salah pilih.

    - Install bootloader Grub4dos (Download BootLoader Grub4DOS) dengan menjalankan grubinst_gui.exe (di folder tool downloadan sudah tersedia, grubutil-1.1-bin-w32-19), pilih flashdisk dengan tepat. Abaikan saja menu pilihan hal-hal yang anda belum tahu pasti.

    - Copy grldr, ntldr, ntdetect.com, boot.ini dan menu.lst dari folder tool downloadan tadi, ke root flashdisk dan timpa saja bila ada yang sama.
    - Edit menu.lst dengan notepad sesuai selera kebutuhan anda. Contoh menu.lst :
    color blue/cyan yellow/cyan
    timeout 6
    default /default
    title Boot from Hardisk (Start Windows)
    root (hd0,0)
    chainloader (hd0,0)/ntldr
    title Start Active@Boot CD
    find –set-root –ignore-floppies /iso/activ.iso
    map /iso/activ.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start Mini WindowsXP Live
    find –set-root –ignore-floppies /iso/xp.iso
    map /iso/xp.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start TrueBoot
    find –set-root –ignore-floppies /iso/true.iso
    map /iso/true.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start PuppyBoot
    root (hd0,0)
    chainloader /isolinux.bin
    title Start HirenBootCD 9.9
    find –set-root –ignore-floppies /iso/hiren.iso
    map /iso/hiren.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start AviraBoot
    find –set-root –ignore-floppies /iso/avira.iso
    map /iso/avira.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start UBCDBoot
    find –set-root –ignore-floppies /iso/ubcd.iso
    map /iso/ubcd.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start DataRescue
    find –set-root –ignore-floppies /iso/data.iso
    map /iso/data.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start TinyCore
    find –set-root –ignore-floppies /iso/core.iso
    map /iso/core.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start Kolibri
    find –set-root –ignore-floppies /iso/koli.iso
    map /iso/koli.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Start MeneutBoot
    find –set-root –ignore-floppies /iso/menuet.iso
    map /iso/menuet.iso (hd32)
    map –hook
    chainloader (hd32)
    boot
    title Loading Reatogo
    root (hd0,0)
    chainloader /minint/setupldr.bin
    - Sesuaikan file iso image bootable anda dan copy/masukan ke dalam suatu folder di root dengan nama sesuai menu.lst (disini pakai nama “iso”)
    - Restart komputer
    - Setting agar bios bisa boot dari usb flashdisk, jika belum.
    - Saat boot dari flashdisk, pilih menu bootable yang anda inginkan.
    Keuntungan memakai cara ini :
    - File-file boot relatif aman karena tersimpan dalam format iso image yang hampir tidak mungkin diserang Virus.
    - Boot dari flashdisk relatif lebih cepat dibanding dari CD/DVD, dan flashdisk juga ditengarai lebih awet daripada keping CD atau DVD jika sering dipakai (cd lebih cepat kotor dan tergores).
    - Anda tetap bisa menggunakan flashdisk sebagai media penyimpanan data. Bahkan…
    - Dengan format NTFS, flashdisk anda sekarang bisa mengcopy satu file yang ukurannya lebih besar dari 4 GB, hal yang tidak bisa jika system filenya FAT16 atau FAT32.
    - Untuk merubah, membuat atau menambah boot system baru, anda tidak perlu mengulang dari awal, cukup copy file iso-nya ke folder iso dan edit menu.lst. (Selama tidak terserang virus boot sector yang merusak tentunya)
    ========Daftar List ISO OS And Utility==========
    sumber : http://www.pendrivelinux.com/boot-multiple-iso-from-usb-multiboot-usb/
    0

    Sharing internet via wireless network pada ubuntu 10.04

    Blank'Cs Selasa, 01 Maret 2011
    Akhirnya, rasa penasaran saya tentang bagaimana cara sharing koneksi internet dial up pada ubuntu 10.04 bisa tuntas. Setelah beberapa kali percobaan dan juga mencari informasi dari berbagai sumber, akhirnya saya bisa juga melakukan sharing koneksi internet melalui wireless network pada ubuntu 10.04 Sebenarnya, sharing koneksi dial up melalui wireless network bisa dikatakan cukup mudah. Namun karena saya yang terlalu ribet, sehingga sering sekali mengalami kegagalan. Oleh karena itu, mumpung ilmu ini masih segar di otak saya, saya ingin menulisnya pada blog ini. Supaya saya tidak lupa dan juga bisa berbagi kepada orang lain. Berikut ini cara sharing koneksi internet via wireless network pada ubuntu 10.04
    1. Alat yang dibutuhkan:


    • Koneksi internet (Saya menggunakan koneksi dial-up modem huawe)
    • 2 Laptop atau notebook yang memiliki wifi aktif. (Satu untuk pusat, bisa juga diganti dengan komputer. Yang lain bisa diganti dengan perangkat lain yang memiliki wifi aktif)
    2. Pada notebook utama saya yang telah saya pasang ubuntu 10.04, dan juga
    telah saya hubungkan ke internet melalui koneksi dial-up modem huawe.
    3. Buat koneksi baru melalui klik kiri pada panel network connection, kemudian pilih menu Create New Wireless Network. Akan muncul jendela baru tentang pembuatan koneksi wireless baru.

    Pada wireless security, pilih WEP 40/128-bit Key (Hex or ASCII). Misal, saya menggunakan nama baru untuk koneksi saya adalah "jal" dengan password 12345.

    4. Edit setting dari wireless network baru tadi dengan klik kana pada panel network connection, terus edit connection. Pilih pada tab wireless, klik pada nama koneksi baru anda, lalu pilih edit. Pada setting IPv4, pilih method Shared to other computers.





    Setelah selesai, klik apply.

    5. Hubungkan laptop, komputer, atau notebook anda melalui koneksi wireless baru tadi, tanpa memutus koneksi internet.
    6. Cek dengan perangkat lain, apakah koneksi yang anda buat tadi berhasil atau tidak. Saat saya test menggunakan notebook yang satu lagi, hasilnya adalah seperti berikut ini





    Saat untuk browsing






    Catatan, pada screeshot koneksi pada notebook yang satu lagi, dapat dilihat. Koneksi "jal" adalah koneksi yang baru dibuat buat. Cukup simpel dan mudah bukan?  Selamat mencoba.
    0

    Mengatur resolusi pada linux ubuntu 8.10

    Blank'Cs
    Pertama ni, saya membuat tutorial ini untuk teman-teman sekalian karena saya juga pernah mengalami masalah dengan laptop saya nie, laptop saya menggunakan VGA SiS 771/671 dan pada ubuntu 8.10 VGA saya tidak terdeteksi oleh OS tersebut, uwhh sebel banget sehingga resolusi laptop saya maks cuma 800 x 600, gag enak banget, dan yang saya tahu, kasus ini juga terjadi pada VGA Fujitsu Siemens Esprimo V5535.
    Nah dengan cara ini, kita bisa merubah resolusi laptop kita dengan resolusi 1024 x 768, sehingga kita bisa lebih nyaman bermain dengan laptop kita, walaupun cara ini gag akan sebaik kalau VGA kita sudah dikenali dengan Ubuntu, tapi cara ini lumayan bagus untuk dijadikan alternatif darurat aja. hmm… gini caranya:
    1. Masuk ke “terminal”
    2. jadilah super user dahulu agar bisa melakukan tugas
    3. nano /etc/x11/xconf.org
    4. pada section “monitor” ketik :
    HorizSync 30-107
    VertRefresh 50-185
    5. save
    6. tara, selamat menikmati resolusi yang baru
     
    Copyright 2010 Blank'Cs